Matematika SMA Kelas 12 • Fase F

Menguasai Prediksi, Memprediksi Masa Depan

Selamat datang di PROBABILITY LAB. Media pembelajaran interaktif berbasis simulasi digital untuk memahami struktur kejadian majemuk, menghitung peluang, memprediksi frekuensi harapan, dan mengambil keputusan logis berbasis data.

Tujuan Pembelajaran (Capaian Fase F)

Ruang Sampel & Prediksi

Mengaitkan konsep ruang sampel untuk memprediksi peluang dari suatu kejadian secara komprehensif.

Struktur Kejadian Majemuk

Menganalisis dan membedakan kejadian saling lepas, tidak saling lepas, saling bebas, dan bersyarat.

Frekuensi Harapan

Menghitung dan memprediksi frekuensi harapan kejadian berdasarkan eksperimen maupun simulasi.

Keputusan Logis

Mengambil keputusan berbasis risiko dan peluang matematis dalam studi kasus nyata sehari-hari.

Modul Pembelajaran Interaktif

Progres Materi: 20%

1. Ruang Sampel dan Titik Sampel (Kilas Balik)

Dalam teori peluang, Eksperimen Acak adalah proses yang menghasilkan luaran tak pasti. Ruang Sampel (S) adalah himpunan semua hasil yang mungkin terjadi, sedangkan Titik Sampel adalah setiap anggota dari S. Banyaknya anggota ruang sampel dilambangkan dengan n(S).

Metode Tabel Matriks

Cocok untuk pelemparan 2 objek bersamaan (misal 2 dadu atau dadu + koin).

Dadu 1 \ Dadu 2123
1(1,1)(1,2)(1,3)
2(2,1)(2,2)(2,3)

Total titik sampel 2 dadu: n(S) = 6 × 6 = 36.

Diagram Pohon

Cocok untuk kejadian berseri/berurutan (misal pelemparan koin 3 kali berturut-turut).

Mulai
└─ Angka (A) ➔ (A, A), (A, G)
└─ Gambar (G) ➔ (G, A), (G, G)

Total titik sampel 2 koin: n(S) = 2 × 2 = 4.

Rumus Peluang Kejadian Tunggal: $$P(A) = \frac{n(A)}{n(S)}$$

di mana \(0 \le P(A) \le 1\)

2. Peluang Kejadian Majemuk (Saling Lepas & Tidak Saling Lepas)

Kejadian majemuk terjadi ketika dua atau lebih kejadian sederhana dikombinasikan dengan kata hubung "ATAU" (∪) atau "DAN" (∩).

A. Kejadian Saling Lepas (Mutually Exclusive)

Dua kejadian A dan B dikatakan saling lepas jika tidak memiliki irisan (A ∩ B = ∅). Kejadian A dan B tidak mungkin terjadi bersamaan.

$$P(A \cup B) = P(A) + P(B)$$

Contoh Kontekstual: Peluang menarik kartu As (A) ATAU kartu Bergambar/King (B) dari set deck Remi. Tidak ada kartu yang sekaligus As dan King.

B. Kejadian Tidak Saling Lepas (Non-Mutually Exclusive)

Dua kejadian A dan B dikatakan tidak saling lepas jika memiliki irisan (A ∩ B ≠ ∅). Ada anggota yang memenuhi kriteria A sekaligus B.

$$P(A \cup B) = P(A) + P(B) - P(A \cap B)$$

Contoh Kontekstual: Dalam satu kelas, peluang memilih siswa yang menyukai Olahraga (A) ATAU Seni (B), di mana ada siswa yang menyukai keduanya (A ∩ B).

3. Peluang Kejadian Saling Bebas & Kejadian Bersyarat

Kejadian majemuk berbasis kata hubung "DAN" (∩) melibatkan urutan atau kombinasi dua peristiwa.

A. Kejadian Saling Bebas (Independent Events)

Kejadian A dan B saling bebas jika terjadinya A sama sekali tidak mempengaruhi peluang terjadinya B. Biasanya terjadi pada pengambilan objek DENGAN PENGEMBALIAN.

$$P(A \cap B) = P(A) \times P(B)$$

Contoh: Melempar dadu dan koin secara bersamaan, atau mengambil bola dari kantong lalu mengembalikannya sebelum mengambil bola kedua.

B. Kejadian Bersyarat (Dependent Events)

Kejadian B bersyarat A adalah peluang terjadinya B setelah kejadian A terjadi lebih dulu. Terjadi pada pengambilan objek TANPA PENGEMBALIAN.

$$P(A \cap B) = P(A) \times P(B|A)$$

di mana \(P(B|A) = \frac{P(A \cap B)}{P(A)}\)

Contoh Penerapan Industri: Pengambilan sampel uji kualitas produk (Quality Control) di pabrik otomotif tanpa mengembalikan komponen yang telah diperiksa.

4. Frekuensi Harapan (Expected Frequency)

Frekuensi Harapan (Fh) adalah banyaknya kejadian yang diharapkan terjadi dari n kali percobaan atau eksperimen berulang.

Rumus Utama Frekuensi Harapan

$$F_h(A) = P(A) \times n$$
  • Fh(A): Frekuensi harapan kejadian A
  • P(A): Peluang teoretis kejadian A
  • n: Banyaknya percobaan yang dilakukan

Peluang Teoretis vs Frekuensi Empiris

Peluang Teoretis: Nilai rasio matematis pasti berdasarkan analisis ruang sampel (\(P = \frac{n(A)}{n(S)}\)).

Frekuensi Empiris (Relatif): Hasil nyata dari percobaan berulang. Sesuai Hukum Jumlah Besar (Law of Large Numbers), makin banyak percobaan dilakukan (n → ∞), frekuensi empiris akan makin mendekati peluang teoretis.

5. Hubungan Antar Konsep & Pengambilan Keputusan Bisnis

Studi Kasus Lengkap: Kelayakan Bisnis Asuransi Kesehatan

Skenario: Perusahaan Asuransi "MediCare" menerima 10.000 pendaftar asuransi kesehatan baru tahun ini. Berdasarkan data rekam medis nasional:

  • Peluang pendaftar memiliki riwayat penyakit Jantung (A): \(P(A) = 0,15\)
  • Peluang pendaftar memiliki riwayat penyakit Hipertensi (B): \(P(B) = 0,25\)
  • Peluang pendaftar menderita Jantung DAN Hipertensi sekaligus (A ∩ B): \(P(A \cap B) = 0,08\)

Peluang Majemuk Tidak Saling Lepas:

$$P(A \cup B) = P(A) + P(B) - P(A \cap B) = 0,15 + 0,25 - 0,08 = 0,32$$

Frekuensi Harapan Klaim:

$$F_h = P(A \cup B) \times n = 0,32 \times 10.000 = 3.200 \text{ orang}$$

Laboratorium Simulasi Interaktif

Simulasi 1: Generator Visual Ruang & Titik Sampel

Total Titik Sampel n(S): 36

Simulasi 2: Klasifikasi Diagram Venn Kejadian Majemuk

Hanya A (Genap)
Irisan A ∩ B
Hanya B (Kelipatan 3)
Luar (Bukan A/B)

Klik angka berikut lalu klik area lingkaran tujuan:

Simulasi 3: Pengambilan Bola (Saling Bebas vs Bersyarat)

Isi Kotak: 5 Merah | 4 Biru | 3 Hijau (Total = 12 Bola)

Dengan Pengembalian (Saling Bebas)


Hasil Perhitungan Peluang:

Peluang Bola 1 P(B1): 5/12

Peluang Bola 2 P(B2 | B1): 5/12


Peluang Gabungan P(B1 ∩ B2): 25/144

Simulasi 4: Pembuktian Frekuensi Harapan

Lembar Kerja Asesmen Formatif Interaktif

Kasus 1: Quality Control Pabrik Otomotif

Sebuah pabrik merakit 1.000 unit sepeda motor per hari. Peluang cacat rem (A) adalah 0,03 dan peluang cacat kelistrikan (B) adalah 0,05 (saling bebas).

Evaluasi Akhir (Soal HOTS)

Soal 1 (Studi Kasus Asuransi Komplikasi)

Dari 5.000 pendaftar, peluang Diabetes (A) = 0,20, Hipertensi (B) = 0,30, dan Komplikasi Keduanya = 0,10. Berapa frekuensi harapan peserta menderita Diabetes ATAU Hipertensi?

Soal 2 (Sampling Tanpa Pengembalian)

Ada 10 komponen, 3 rusak. Diambil 2 komponen berturut-turut tanpa pengembalian. Peluang keduanya rusak adalah...

Soal 3 (Kepanitiaan OSIS)

6 Siswa Laki-laki dan 4 Perempuan. Dipilih 2 siswa acak untuk Ketua dan Wakil tanpa pengembalian. Peluang keduanya perempuan adalah...

Soal 4 (Frekuensi Harapan Penjualan)

Peluang sukses transaksi per prospek = 0,35. Jika ada 200 prospek, estimasi transaksi berhasil adalah...

Soal 5 (Prediksi Logistik Cuaca)

Peluang hujan = 0,4 dan peluang banjir saat hujan = 0,5. Peluang hujan DAN banjir adalah...

Evaluasi Selesai!

Nilai Anda: 0 / 100

Refleksi Siswa




Dashboard Monitoring Guru (Realtime Cloudflare D1)

Rekapitulasi nilai dan progres siswa terhubung langsung secara multi-perangkat.

No Nama Lengkap Kelas Progres Materi Asesmen Evaluasi Refleksi Siswa Waktu Update